Pages

Ads 468x60px

Sabtu, 03 November 2012

Samsung Kurangi Pesanan Komponen Kamera dari Sony?


Fino Yurio Kristo - detikinet
Seoul - Samsung sepertinya ingin mengurangi ketergantungan komponen sensor kamera ponsel pada Sony. Vendor asal Korea Selatan ini mulai berpaling ke perusahaan senegaranya, SK hynix.

SK hynix sendiri berkompetisi dengan Samsung sebagai produsen chip memory. Sehingga hubungan mereka cukup unik.

"Karena kamera di perangkat mobile menjadi fitur penting, kami membeli lebih banyak sensor backside illuminated (BSI) dari SK hynik karena harga mereka bagus," kata seorang pejabat Samsung yang dilansir Korea Times dan dikutip detikINET, Senin (22/10/2012).

"Kami masih membeli miliaran dolar sensor dari Sony. Namun kami juga meningkatkan suplai BSI dari SK hynix secara signifikan," kata sang pejabat yang tak disebut namanya. 

Sony sendiri adalah penyedia sensor BSI besar di industri ponsel. Namun vendor seperti Samsung dan Apple mulai khawatir Sony tidak mampu mengimbangi permintaan.

SK hynik menyediakan sensor yang digunakan dalam kamera 5 megapixel Samsung. Sensor tersebut diinstal di model smartphone kelas menengah keluaran Samsung.


Read More..

Jumat, 02 November 2012

Samsung Bantah Hentikan Pasokan LCD ke Apple


Trisno Heriyanto - detikinet
Seoul - Seiring dengan perseteruan Samsung dan Apple yang semakin sengit, raksasa elektronik asal Korea Selatan itu pun digosipkan akan mengentikan pasokan LCD ke Apple. Namun hal itu dibantah juru bicara Samsung.

Rumor tersebut berasal dari media Korea Times yang menyebutkan bahwa Apple bukan lagi sumber pendapatan yang signifikan bagi Samsung Display. Oleh karena itu Samsung akan menghentikan kerjasamanya dengan Apple. 

"Kami tidak mampu mensuplai layar datar kami ke Apple dengan diskon besar. Samsung telah memangkas pengapalan ke Apple dan tahun depan kami akan berhenti memasok layar," kata sumber dari Samsung yang tak disebut namanya. 

Kini gosip tersebut telah terpatahkan. Samsung menyatakan bahwa masih akan melanjutkan kerjasama dengan Apple.

"Tidak ada rencana bagi Samsung Display untuk menghentikan pasokan LCD ke Apple," tandas juru bicara Samsung, seperti dikutip detikINET dari afterdawn, Selasa (23/10/2012).


Read More..

Mantap! Tablet Surface Bisa Pakai Kontroler Xbox 360


Yudhianto - detikinet
Jakarta - Tablet Surface yang berbasis Windows 8 diklaim mendukung berbagai perangkat eksternal, termasuk kontroler konsol game Xbox 360. Hmm.. seperti apa ya jadinya?

Karena berbasis Windows, tak heran jika banyak penggila gadget mengharapkan kompatibilitas perangkat yang luas. Di antaranya menggunakan kontroler Xbox 360 atau bahkan sensor gerak Microsoft Kinect.

Hal ini pun bisa menjadi kenyataan,. Sebab Microsoft mengklaim bahwa Surface pernah diuji coba dengan beberapa perangkat USB, termasuk kontroler Xbox 360.

"Kami telah menggunakan kontroler Xbox 360 untuk bermain di Surface selama beberapa waktu, dan itu bekerja dengan sempurna," kata Panos Panay, General Manager Surface saat ditanya soal kemungkinan kompatibiltas kontroler Xbox 360.

Pun begitu tak semua kontroler Xbox 360 bisa digunakan di Surface. Panay secara tidak langsung hanya menyebutkan hanya kompatibel dengan gamepad versi kabel yang biasanya dipakai pada PC.

Lalu bagaimana dengan kontroler berbasis sensor gerak, Kinect? "Untuk Kinect saya belum mencobanya," jawab Panay, seperti dikutip detikINET dari digital trends, Selasa (23/10/2012).

Selain kontroler Xbox 360, Microsoft juga melakukan percobaan terhadap beberapa perangkat lain seperti printer, keyboard dan webcam. Dan semua perangkat itu diklaim bisa berjalan sempurna di Surface.

Micosoft Surface rencananya baru akan dijual pada 26 Oktober 2012, berbarengan dengan peluncuran Windows 8 secara global.


Read More..

Kamis, 01 November 2012

Apple Ogah Bayar Mahal Lisensi Paten Motorola

Rachmatunisa - detikinet

Amerika Serikat - Tak hanya dengan Samsung, sengketa paten antara Apple dengan Motorola Mobility pun masih berlangsung. Apple kini mulai menunjukkan indikasi bersedia membayar lisensi paten Motorola. Tapi, tidak mau mahal-mahal. 

Di pengadilan Wisconsin, Amerika Serikat (AS), seperti dikutip detikINET dari Apple Insider, Kamis (1/11/2012), Apple mengatakan tidak bersedia membayar lisensi paten Motorola jika lebih dari USD 1 per iPhone yang terjual.

Sebaliknya, jika pengadilan menetapkan FRAND (fair, reasonable, and non-discriminatory) terms rate pada harga USD 1 atau bahkan di bawahnya, Apple mengatakan akan segera mulai membayar lisensi kepada Motorola.

Penawaran Apple ini diungkapkan lima hari sebelum sidang membahas lisensi paten di antara kedua perusahaan ini digelar. Adapun paten yang menjadi sengketa di sini yakni berkaitan dengan teknologi WiFi dan seluler. 

Paten ini dianggap penting untuk standar UMTS, GPRS, GSM dan 802.11 yang mereka gunakan. Dengan demikian, Motorola Mobility harus melisensinya kepada kompetitor dengan harga yang adil dan wajar--sesuai FRAND.

Motorola sendiri berargumen, bayaran royalti yang berhak didapatkannya adalah 2,25 persen dari penjualan setiap perangkat.

Read More..

Indonesia Perlu UU Cybercrime

Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Jakarta - Indonesia dinilai perlu memiliki UU cybercrime untuk mengatur yuridiksi jika terjadi kejahatan internet lintas negara. Sebab, menurut Dirjen Aptel Kemenkominfo Ashwin Sasongko, sistem yuridiksi di setiap negara berbeda-beda.

"Kita tidak mempunyai batas kedaulatan dalam internet, lalu bagaimana pengaturan hukumnya?" tanya Ashwin dalam deklarasi Indonesia Internet Governance Forum (ID-IGF) di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (1/11/2012).

Menurutnya, satu-satunya cara yang bisa ditempuh saat ini jika terjadi kejahatan internet dari luar Indonesia adalah bekerja sama dengan penegak hukum dari negara lain.

"Namun itu hanya dapat diproses di negara yang memberlakukan hukum tersebut. Ada perbedaan yuridiksi dan penegakan hukum antar negara," ujarnya.

Menurut Edmon Makarim, pakar hukum telematika dari Universitas Indonesia, pembahasan tentang UU Cybercrime sekarang masih pada pengertian hukum dalam arti sempit, tidak memasukkan universal values.

Ia mencontohkan, jika terjadi kejahatan perusakan sistem IT publik di Indonesia, yang dilakukan oleh warga Amerika, namun sang pelaku tinggal di Prancis, bagaimana untuk mempidanakannya.

"Itu sebabnya dibutuhkan kepastian-kepastian bahasan internet yang disepakati secara universal untuk membuat perangkat hukum yang sesuai," katanya.

Read More..

Wuihh... MacBook Pro Pangkas Harga Rp 6,5 Juta

Susetyo Dwi Prihadi - detikinet

Jakarta - Meski belum ada produk Apple terbaru--iPhone 5 atau iPod Touch 5 -- yang mendarat resmi di Indonesia, barang premium besutan Apple tetap diburu di pameran Indocomtech. Ssstt... Ada diskon gila-gilaan juga lho.

Salah satu premium reseller Apple yang terbesar di Indonesia, yakni iBox, termasuk booth yang lumayan ramai dikunjungi. Beberapa produk seperti, iPhone 3GS dan 4S atau Macbook Pro dengan Macbook Air dijual di sini.

Khusus untuk laptop jinjingnya, iBox menawarkan diskon yang tak sedikit mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Nah, khusus untuk Macbook Pro harganya dipangkas hingga Rp6,5 juta.

Ya, Macbook Pro 17 inch yang biasanya dijual 20,99 juta kini boleh dibawa pulang Rp 14,549 juta saja!

Tapi tunggu dulu, bila berminat pastikan dulu Anda mempunyai kartu kredit (CIMB Niaga) untuk membelinya. iBox juga menjalin kerjasama dengan Kartu Kredit BCA dengan cicilan 0%, dengan harga untuk MacBook Pro 17 Inch sebesar Rp14,699 juta.

Selain itu, menurut salah satu penjaga booth, promo ini hanya berlaku selama pameran berlangsung dan dengan limit yang dibatasi. Sayang dia tak mengetahui berapa batasannya per hari.

Read More..

UU HKI Tertinggal Jauh di Era Internet


Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Jakarta - UU Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang ada saat ini dinilai sudah sangat tertinggal dalam melindungi hak cipta industri kreatif di era pesatnya perkembangan internet. 

"UU kekayaan intelektual sudah kita buat 10 tahun lalu, sudah sangat ketinggalan," kata Dirjen HKI Kementerian Hukum dan HAM, Ahmad Ramli, dalam deklarasi Indonesia Internet Governance Forum (ID-IGF) di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (1/11/2012).

"Dulu, Rhoma Irama sekali bikin album bisa laku minimal satu juta kopi, sekarang bisa laku 10 ribu saja sudah bagus. Orang lebih mudah download di internet," sesalnya 

Menurutnya, saat UU HKI itu dibentuk, pelanggaran HKI di internet hanya sebatas yang bertentangan dengan merek dan nama domain. Namun sekarang, kata dia, pelanggarannya sudah meluas ke sektor lain, khususnya di industri musik.

"Dibandingkan lagu musisi luar negeri, sekarang yang paling banyak dibajak justru lagu bangsa sendiri. Saya pernah didatangi musisi seperti Iwan Fals dan Sam Bimbo. Mereka tak mau lagi rekaman karena tak mau semakin menjerumuskan orang untuk terus mencuri karya ciptanya. 

"Akhirnya, kreativitas mereka terganggu. Sayang sekali banyak musisi yang berhenti berkarya karena perkembangan cyber yang luar biasa. Padahal, negara maju karena menghargai HKI. Lihat saja Doraemon, Starbucks, itu salah satu contoh sukses karena perlindungan HKI. Amerika sendiri bisa tumbuh karena melindungi HKI-nya dengan sangat luar biasa," sesalnya.

Sementara menurut pakar hukum telematika dari Universitas Indonesia, Edmon Makarim, pengguna juga tak bisa 100% disalahkan dalam kasus pembajakan musik lewat internet.

"Di beberapa negara, tidak ada anonymous protection, tetapi di Indonesia sudah ada. Kriminalisasi hak cipta terhadap pengguna adalah kesalahan yang fatal, seharusnya yang dipidanakan adalah yang melakukan komersialisasi," tegasnya.

Read More..